 Blog For Free!
Archives
Home
2006 May
2006 April
2006 February
2006 January
2005 December
2005 November
2005 September
2005 August
2005 July
2005 June
2005 May
2005 April
2005 March
2005 February
2005 January
2004 December
2004 November
2004 October
2004 September
2004 August
2004 July
My Links
nuratie's blog
nuriman's blog
senja's blog
permataku's blog
krismann.tblog
aluni_panji2
makngah's blog
ukhuwah
Mymasjid
Ukhuwahmymasjid
pelangipagi's blog
Petua Kecantekkan
Petua orang lama
Zindagi Homepage
e-pondok
Dejavu
Xxul Gaban
Resepi
Resepi2
Resepi3
Kak Wan
bidah temanku
kembara_7
Wanitajim
tBlog
My Profile
Send tMail
My tFriends
My Images
Sponsored
Blog
Free Hit Counter
Senja yang merah, menggamit datang malam yang sepi, menghantar pergi pagi yang ceria..

|
| KARENAH ISTERI SYAIDINA UMAR |
| 07.29.04 (3:58 pm) [edit] |
Seseorang yang sudah tidak tertahan lagi dengan karenah isterinya mendatangi Syaidina Umar untuk mengadu. Apabila dia sampai di muka pintu terdengar olehnya suara isteri baginda marah-marah dan tidak kedengaran suara Syaidina Umar menjawab. Berkatalah dia di dalam hatinya; kalau beginilah keadaan Amirul Mukminin dengan isterinya, betapalah lagi keadaanku.
Tiba-tiba Syaidina Umar keluar lalu memanggilnya, “Apakah hajat kamu?” tanya baginda. “Ya Amirul Mukminin. Aku datang untuk mengeluh keberanian dan cerewetnya isteriku, mendadak aku dengar isterimu juga begitu. Malah terfikir olehku, kalau begitu keadaan Amirul Mukminin dengan isterinya, begitu lebih-lebih keadaanku.”
Kata syaidina Umar, “Hai saudaraku, aku terima keadaan itu kerana jasa-jasa isteriku padaku; dia seorang tukang masak makananku dan pencuci pakaianku, dan yang menyusu anakku, padahal semua itu bukan kewajipannya. Selain dari itu, dia dapat menahan hatiku dari perbuatan haram. Maka kerana semua itulah aku terima saja kecerewetannya.”
Setelah agak lama terdiam berkatalah orang itu; “Kalau begitu, aku pun begitu juga mengenangkan hidup kita di dunia ini pun tidaklah lama.”
-Dari kitab Irsyadul’Ibad IIasabilirrasyad-
:oops: :oops: :oops:
|
|
|
| |
| Aurat Wanita |
| 07.28.04 (12:04 am) [edit] |
: 1 . Bulu kening : : Menurut Bukhari " Rasullulah melaknat perempuan yang mencukur : : ( menipiskan bulu kening atau meminta supaya dicukurkan bulu kening) "
: : Riwayat Abu Daud Fi Fathil Bari
: : 2 . Kaki ( tumit kaki ) : : " Dan janganlah mereka ( perempuan ) membentakkan kaki ( atau mengangkatnya : : ) agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan " : : An-Nur : 31
: : a ) menampakkan kaki : : b ) menghayungkan/melenggokka n badan mengikut hentakkan kaki
: : 3 . Wangian : : " Siapa sahaja wanita yang memakai wangi-wangian kemudian melewati suatu : : kaum supaya mereka itu mencium baunya , maka wanita itu telah dianggap : : melakukan zina dan tiap-tiap mata ada zina " : : Riwayat Nasaii , Ibn Khuzaimah dan Hibban
: : 4 . Dada : : " Hendaklah mereka (perempuan) melabuhkan kain tudung hingga menutupi : : dada-dada mereka " : : An-Nur : 31
: : 5 . Gigi : : " Rasullulah melaknat perempuan yang mengikir gigi atau meminta supaya : : dikikirkan giginya " : : Riwayat At-Thabrani
: : " Dilaknat perempuan yang menjarangkan giginya supaya menjadi cantik , yang : : merubah ciptaan Allah " : : Riwayat Bukhari dan Muslim
: : 6 . Muka dan leher : : " Dan tinggallah kamu (perempuan) di rumah kamu dan janganlah kamu : : menampakkan perhiasan mu seperti orang jahilliah yang dahulu " : : a ) bersolek ( make-up ) : : b ) menurut Maqatil : Sengaja membiarkan ikatan tudung yang menampakkan : : leher seperti orang Jahilliyah
: : 7 . Muka dan Tangan : : " Asma Binte Abu Bakar telah menemui Rasullulah dengan memakai pakaian yang : : tipis . Sabda Rasullulah : Wahai Asma ! Sesungguhnya seorang gadis yang : : telah berhaidh tidak boleh baginya menzahirkan anggota badan kecuali : : pergelangan tangan dan wajah saja " : : Riwayat Muslim dan Bukhari
: : 8 . Tangan : : " Sesungguhnya kepala yang ditusuk dengan besi itu lebih baik daripada : : menyentuh kaum yang bukan sejenis yang tidak halal baginya " : : Riwayat At Tabrani dan Baihaqi
: : 9 . Mata : : " Dan katakanlah kepada perempuan mukmin hendaklah mereka menundukkan : : sebahagian dari pemandangannya " : : An Nur : 31
: : " Jangan sampai pandangan yang satu mengikuti pandangan lainnya . Kamu hanya : : boleh pada pandangan yang pertama , ada pun pandangan seterusnya tidak : : dibenarkan " : : Riwayat Ahmad , Abu Daud dan Tirmidzi
: : 10 . Mulut ( suara ) : : " Janganlah perempuan-perempuan itu terlalu lunak dalam berbicara sehingga : : berkeinginan orang yang ada perasaan serong dalam hatinya , tetapi : : ucapkanlah perkataan-perkataan yang baik " : : Al Ahzab : 32
: : " Sesungguhnya akan ada umat ku yang minum arak yang mereka namakan dengan : : yang lain , iaitu kepala mereka dilalaikan oleh bunyi-bunyian (muzik) dan : : penyanyi perempuan , maka Allah akan tenggelamkan mereka itu dalam bumi " : : Riwayat Ibn Majah
: : 11 . Kemaluan : : " Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan mukmin , hendaklah mereka : : menundukkan pandangan mereka dan menjaga kemaluan mereka (jangan : : berzina ) " : : An Nur : 31
: : " Apabila seorang perempuan itu sembahyang lima waktu , puasa di bulan : : Ramadhan , menjaga kemaluannya (tidak berzina) dan menta'ati suaminya , maka : : masuklah ia kedalam syurga daripada pintu-pintu yang ia kehendakinya " : : Riwayat Al Bazzar
: : " Tiada seorang perempuan pun yang membuka pakaiannya bukan dirumah suaminya : : , melainkan dia telah membinasakan tabir antaranya dengan : : Allah " : : Riwayat Tirmidzi , Abu Daud dan Ibn Majah
: : 12 . Pakaian : : " Barangsiapa memakai pakaian yang berlebih-lebihan , maka Allah akan : : memberikan pakaian kehinaan dihari akhirat nanti " : : Riwayat Ahmad , Abu Daud , An Nasaii dan Ibn Majah
: : " Sesungguhnya sebilangan ahli neraka iailah perempuan-perempuan yang : : berpakaian tapi telanjang yang condong pada maksiat dan menarik orang lain : : untuk melakukan maksiat . Mereka tidak akan masuk syurga dan tidak akan : : mencium baunya " : : Riwayat Bukhari dan Muslim
: : a ) Berpakaian tipis / jarang : : b ) Berpakaian ketat / membentuk : : c ) Berpakaian berbelah / membuka bahagian-bahagian tertentu
: : " Hai nabi-nabi katakanalah kepada isteri-isterimu , anak perempuan mu dan : : isteri-isteri orang mukmin, hendaklah mereka memakai baju jilbab ( baju : : labuh dan loggar ) yang demikian itu supaya mereka mudah dikenali : : Lantaran itu mereka tidak diganggu . Allah maha pengampun lagi maha : : penyayang " : : Al Ahzab : 59
: : 13 . Rambut : : " Wahai anakku Fatimah ! Adapun perempuan-perempuan yang akan digantung : : rambutnya hingga mendidih otaknya dalam neraka adalah mereka itu di dunia : : tidak mahu menutup rambutnya daripada dilihat oleh lelaki yang bukan : : mahramnya " : : Riwayat Bukhari dan Muslim
: : 14 . " Bagi wanita-wanita yang memelihara dirinya dan menta'ati suaminya : : , segala makhluk , burung yang terbang , ikan dilaut , malaikat dilangit matahari dan bulan dan lain-lain memohon keampunan Allah untuknya "
|
|
|
| |
| Ikhlas....... |
| 07.26.04 (5:52 pm) [edit] |
PADA zaman pemerintahan Khalifah Umar bin Abdul Aziz, beberapa pemberontakan berlaku hingga menggoncang pemerintahannya. Kekejaman pihak pemberontak terhadap rakyat membuatkan pemerintah bertekad untuk menghapuskannya. Mereka yang enggan menyerah diri akan menerima hukuman mati.
Pada suatu hari, seorang pemberontak ditangkap dan dijatuhi hukuman pancung.
Tukang pancung bersiap sedia untuk memulakan hukuman mati itu.
Selaras dengan peraturan, orang yang dihukum diberikan peluang menyampaikan permintaan terakhir. Lantas Umar pun berkata: “Hai pemberontak ganas, apakah permohonanmu yang terakhir?
“Kuberikan kesempatan untuk menyampaikan keinginanmu sebelum kepalamu berguling ke bawah.”
Balas pemberontak:”Terima kasih Amirul Mukminin. Saya hanya inginkan semangkuk air sejuk.”
“Hanya semangkuk air dingin? Bukan makanan yang lazat?” tanya khalifah kehairanan.
“Tidak tuanku. Hanya semangkuk air sejuk,” jawab pemberontak itu.
Ucap khalifah:”Baik, akan kupenuhi permintaanmu.” Beliau kemudian memerintahkan supaya dibawakan semangkuk air sejuk untuk pemberontak itu.
Selepas pemberontak menerima air itu, dia dengan ketakutan dan penuh curiga berkata: “Apakah tuanku mahu berjanji apabila air dalam mangkuk ini belum saya minum, tuanku tidak akan memerintahkan tukang pancung untuk memancung leher saya?”
“Tentu sekali. Jika air dalam mangkuk itu belum kau minum, engkau tidak akan dipancung,” sahut khalifah memberikan jaminannya.
Tidak semena-mena, pemberontak itu membuang air dalam mangkuk berkenaan hingga habis lantas berkata: “Janji adalah janji tuanku dan janji harus ditepati. Bukankah demikian, wahai pemimpin orang beriman?”
Khalifah masih tidak dapat memahami tindakan pemberontak yang membuang air sejuk serta pertanyaannya itu, namun Umar tetap menjawab: “Pasti. Janji harus ditepati. Itulah keadilan.”
Pemberontak itu berkata:”Tadi tuanku berjanji jika air dalam mangkuk belum saya minum, tuanku tidak akan melaksanakan hukuman pancung ke atas saya.
“Air itu sudah saya tumpahkan dan sekarang air itu kering di tanah hingga saya tidak dapat minum untuk selama-lamanya. Hal ini bermakna, tuanku tidak akan memancung saya sesuai dengan janji tuanku tadi.”
Khalifah mengerutkan kening seketika lantas tidak dapat menahan diri daripada tertawa. Beliau kemudiannya membebaskan pemberontak berkenaan daripada hukuman mati.
Pada waktu lain, seorang pemberontak juga bakal menerima hukuman pancung tetapi ketika hukuman hampir dilaksanakan, beliau menangis teresak-esak.
Dengan wajah sinis, khalifah berkata: “Seorang pemberontak yang kononnya gagah berani menangis kerana menghadapi kematiannya? Apakah kau sudah menjadi tikus yang pengecut dan takut mati?”
Pemberontak itu menyahut: “Demi Allah wahai Amirul Mukminin, saya tidak menangis kerana takut mati.
Ajal adalah ketentuan dan mati pasti akan ditempuh oleh mereka yang pernah hidup.”
Khalifah kehairanan sambil bertanya:”Jadi mengapa engkau menangis?”
“Saya menangis lantaran saya akan mati ketika tuanku sedang murka,” balas pemberontak tadi.
Mendengar jawapan itu, Umar tertunduk lantaran teringatkan ajaran Islam melarang umatnya melakukan sesuatu atas dasar marah dan Rasulullah pun melarang sesuatu keputusan dijatuhkan ketika seseorang marah.
Ketika salah seorang ketua pemberontak bakal dihukum pancung, beliau pun berkata kepada khalifah: “Wahai Amirul Mukminin, tuan sudah diberi kemenangan, maka anugerahilah saya yang kalah dengan sesuatu yang melebihi nilai kemenangan.”
“Apakah maksudmu?” tanya khalifah.
“Berikan saya keampunan dan kesempatan untuk bertaubat serta memperbaiki kesalahan,” kata pemberontak itu.
“Tidak, engkau dihukum kerana engkau bersalah serta menolak untuk menyerah diri dan itulah keadilan,” kata Umar.
Pemberontak itu kemudian berkata:”Kata-kata tuanku memang benar, tetapi bukankah tuanku pernah menyatakan bahawa ada yang lebih tinggi harganya daripada keadilan iaitu memberi kemaafan?
“Maafkanlah saya kerana Allah cinta kepada orang yang lemah, kalah dan berdosa.”
Khalifah akur dengan kata-kata pemberontak itu hingga ketua pemberontak berkenaan dibebaskan dengan harapan dapat menempuh jalan yang benar kemudian hari.
|
|
|
| |
| Yang Selalu |
| 07.26.04 (1:11 am) [edit] |
Angah , along nak minta tolong kat angah laaa... boleh yer angah...,:lol: sebabnya along tak pandai nak copy and paste image laaa..
hari tu along leh buat hari ini takleh laa...
:cry: .. along tak pandai laaa....
nanti angah tolong along ek!... :wink:
muaaahhhhhhhhh.... : :P
angahhhhhhhhh..... :!:
|
|
|
| |
| Hidung |
| 07.25.04 (4:18 pm) [edit] |
Assalamualaikum kawan-kawan... saja nak sampaikan sikit sesuatu tentang hidung kita, mungkin ada yang dah tahu. Tidak kiralah berapa besar lubang hidung kita atau macamana bentuknya, kenalah kita ambil tahu sedikit. Bunga akan berkembang segar jika disirami air... dan hidung akan berkembang megah bila dipuji ye dak... bila kita nangis kekadang hidung pun tumpang nangis, kadang-kadang air hidung lebih banyak dari air mata.. malah ada orang jatuh cinta kerana terpesona dengan hidung seseorang. Tahukah kita hidung adalah salah satu anggota yang amat diminati oleh syaitan. Masa yang paling sesuai untuk dikunjungi syaitan adalah ketika kita tidur. Ketika itu syaitan akan berkumpul di dalamnya. Tidak diketahui pula dengan tepat kenapa dia suka sangat dengan lubang hidung, tetapi ia boleh menganggu keupayaan kita untuk bangun dari tidur. Membersihkannya sebaik sahaja bangun dari tidur adalah satu amalan yang dilakukan oleh Rasullullah selain dari bersugi. Bayangkanlah syaitan buat sarang dalam lubang hidung kita... macam-macam dia bikin.... oleh itu bersihkanlah sebaik bangun dari tidur. Cara nak bersihkannya... Berselawatlah dan gunakan jari yang kecil... bersihkanlah perlahan-lahan. Jangan gunakan jari yang besar atau sebarang objek kerana dikhuatiri hidung akan tercedera atau bulu hidung akan tertanggal... boleh jadi juga lubang hidung akan menjadi luas macam serombong kapal daa... Nak bubuh sabun pun boleh tetapi jangan le banyak sangat, nanti berbuih pulak lub! ang hidung tu.... boleh lemas tu... kan susah, setakat ni tak ada seorang pun yang sanggup buat CPR melalui lubang hidung. Kalau teringat sama-sama lah kita mengamalkannya kerana melalui hidunglah kita menyedut udara pemberian Allah dan dapat menghidu bau syurga (ini bergantung kpd amalan masing-masing). Akhir kata... "Walaupun dirimu tidak kukenal, tetapi lubang hidungmu tetap menjadi pujaan hatiku...."
|
|
|
| |
| Wanita |
| 07.25.04 (4:35 am) [edit] |
.. Wanita dan rumah tidak dapat dipisahkan. Tidak kira samada mereka itu bekerja atau suri rumah sepenuh masa, segala urusan rumahtangga secara mutlak dipikul oleh kaum wanita. Maknanya..syurga ataupun neraka rumahtangga itu bergantung kepada wanita.
Kebijaksanaan kaum wanita menyusun pentadbiran rumahtangga menjadikan suami dan anak-anak berada dalam keadaan yang selesa. Allah dan RasulNya memberi restu kepada wanita ini selama mereka mengikut garis panduan islam.
Sesungguhnya kaum wanita mudah memperoleh pahala dalam rumah dan di sekitar perkarangan rumah mereka sendiri tanpa perlu keluar rumah seperti lelaki. Malah pahala mereka sama sahaja. Menurut sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban bahawa Rasulullah s.a.w telah menegaskan bahawa wanita yang sembahyang di bilik tidurnya lebih utama daripada sembahyang di ruang tamu, sembahyang di bahagian luar bilik lebih utama daripada sembahyang di rumah dan sembahyang di rumah lebih baik daripada sembahyang di masjid Nabawi.
Hadis ini menjelaskan kepada kita tentang keutamaan bagi kaum wanita mengerjakan sembahyang dalam rumah. Pahala dan kelebihan darjatnya disisi Allah mengikut keutamaan amalan ibadah. Hadis secara tidak langsung mengisyaratkan bahawa melaksanakan tugas dan tanggungjawab menguruskan rumahtangga lebih besar nilainya.
Setiap kaum wanita ingin rumahtangga yang harmoni seperti berada dalam syurga. Tetapi syurga dalam rumahtangga bukanlah dari sudut keselesaan dan kemewahan duniawi. Memiliki rumah besar yang dihiasi perabot moden dan mewah serba lengkap tidak menjamin kebahagiaan yang dimaksudkan itu.
Syurga rumahtangga bagi wanita sebenarnya apabila rumah itu boleh diuruskan mengikut kehendak Allah. Kesannya anak-anak dapat dididik supaya menjadi anak yang soleh. Di kala itu, apabila suami pulang, hatinya senang disambut oleh anak-anak dan isteri. Itulah gambaran syurga yang dimaksudkan.
Sekadar berkongsi pengetahuan..
|
|
|
| |
| Rugi |
| 07.25.04 (4:34 am) [edit] |
sedikit dr saya utk renungan semua.....
"Yang menyesal pada hari kiamat ialah: org yg ada kesempatan utk menuntut ilmu, tetapi tidak mempergunakan kesempatan itu selama dia hidup di dunia; dan org yg mengajarkan ilmunya, org lain mengambil manfaatnya sdgkan dia sendiri tidak medapatkan manfaat tersebut" (petikan hadith)
"Janganlah kamu duduk di samping org yg berilmu, kecuali dia mengajak kamu menghilangkan 5 perkara dan menanamkan 5 perkara:Menghilangkan ragu dan menanamkan yakin, menghilangkan riak; menanam ikhlas, menghilangkan cinta dunia, menanamkan zuhud; menghilangkan siat sombong, menanamkan sifat rendah diri dan menghilangkan permusuhan, menanamkan persahabatan." (Abu Nu'man)
wallahu a'lam......
:arrow: :arrow: :arrow:
|
|
|
| |
| Salam Hari Minggu |
| 07.25.04 (4:17 am) [edit] |
Assalamualaikum,
Allahumma solli a'la saiyidina Muhammad. Waa'la aali saiyidina Muhammad.
Nabi Muhammad SAW bersabda:
'Barangsiapa yang kesukaran pada menunaikan hajat/cita-citanya maka hendaklah dia memperbanyakkan membaca selawat untukku kerana sesungguhnya selawat itu dapat menghilangkan kesusahan, kesedihan, dan kesukaran serta meluaskan rezeki dan menyebabkan terlaksananya semua hajat.'
Tolong sebarkan kepada kawan-kawan!
:arrow: :arrow: :arrow: :!: :!: :!:
|
|
|
| |
| Tongkat Ali |
| 07.24.04 (5:21 am) [edit] |
SEBUT saja Tongkat Ali (eurycoma longifolia Jack), ramai akan mengaitkan dengan tumbuhan yang dipercayai mampu memberi kecergasan dan menambah tenaga selain memberi kesembuhan dan melegakan pelbagai masalah kesihatan.
Namun kerana ramai lebih gemar mengaitkan Tongkat Ali dengan rangsangan tenaga batin, maka ini menjadikan tumbuhan ini lebih sinonim kepada perkara berkaitan seks sedangkan khasiatnya bukan semata-mata untuk itu.
Sungguhpun begitu, walaupun khasiat Tongkat Ali diakui namun tidak ada satu kaedah tetap yang diketahui dalam penyediaan bahan ini untuk membolehkan mereka yang mengambilnya mendapat nilai perubatan yang maksimum.
Pensyarah di Pusat Pengajian Biosains dan Bioteknologi, Fakulti Sains dan Teknologi, Universiti Kebangsaan Malaysia, Profesor Dr Azimahtol Hawariah Lope Pihie, berkata selama ini khasiat Tongkat Ali diperoleh dengan melakukan proses merebus akarnya.
Bagaimanapun, tidak ada formula tetap mengenainya seperti nisbah air dengan akar Tongkat Ali yang diperlukan untuk menghasilkan rebusan, berapa lama rebusan perlu dilakukan juga sebanyak mana air yang perlu tinggal selepas rebusan dibuat, katanya.
Kebanyakan pengamal perubatan tradisional melakukannya berdasarkan pengalaman dan juga ilmu perubatan tradisi yang dimiliki yang menjadikan ia berbeza antara satu pengamal dengan yang lain.
Sungguhpun khasiat Tongkat Ali banyak diperkatakan, namun timbul juga pertanyaan adakah tumbuhan ini benar-benar mempunyai potensi; dalam urusan yang berkaitan dengan hormon lelaki seperti testesteron.
Inilah yang cuba dibuktikan Prof Azimahtol Hawariah dalam kajiannya bertajuk Phytopharmaceutical product from Eurycoma longifolia: A hormonal therapy for low libido ini men.
Kajian ini sudah beberapa kali dibentangkan dan yang terbaru di International Exhibition of Inventions, New Techniques and Products di Geneva dan membolehkan Prof Azimahtol mendapat pingat perak.
“Daripada kajian yang saya jalankan, saya mendapati sememangnya Tongkat Ali mampu meningkatkan rangsangan seks kepada seseorang, tetapi apa yang lebih penting ia juga mampu mengatasi masalah ereksi,” katanya dalam temubual baru-baru ini.
Apa pun katanya, keinginan saja tanpa diterjemahkan kepada reaksi tidak ada makna dan inilah kelebihan yang ada pada Tongkat Ali kerana Tongkat Ali meningkatkan penghasilan hormon testesteron.
Katanya, apa yang lebih menarik mengenai Tongkat Ali ialah ia bukan sekadar meningkatkan keinginan tetapi juga mampu membantu mereka yang menghadapi masalah libido seksual rendah.
Prof Azimahtol Hawariah berkata, daya rangsangan yang rendah di kalangan lelaki disebabkan rendahnya hormon testesteron yang disebabkan oleh masalah pada testis dan juga kelenjar pituitary di otak, juga masalah fizikal yang membawa kepada kegagalan untuk mencapai dan mengekalkan ereksi serta masalah ejakulasi dan ketidakupayaan mencapai syahwat.
“Sebenarnya, kajian saya sebelum ini lebih banyak berkisar kepada keberkesanan herba dalam merawat masalah kanser dan kajian ini adalah kesinambungan daripada kajian-kajian sebelum ini yang mana Tongkat Ali juga adalah sebahagian daripada herba yang banyak digunakan dalam perubatan tradisional,” jelasnya.
Bagi memastikan keberkesanan Tongkat Ali, Prof Azimahtol Hawariah terlebih dulu menjalankan kajian terhadap tikus yang mana dengan memberikan dos tertentu ekstrak Tongkat Ali tikus jantan didapati mengejar tikus betina dan ini membuktikan Tongkat Ali memberi kesan kepada rangsangan seks.
Dalam menjalankan kajian ini Prof Azimahtol Hawariah menggunakan ekstrak Tongkat Ali yang diperoleh melalui satu proses membabitkan air. Bagaimanapun, beliau enggan menjelaskan bagaimana proses pengekstrakan itu dilaksanakan kerana sedang dalam proses mempatenkannya.
Ekstrak yang dihasilkan berupaya merangsang testes bagi menghasilkan hormon testesteron dan dihidrotesteron. Selain itu ia juga meningkatkan bilangan atau konsentrasi sperma di samping kesuburan.
Prof Azimahtol Hawariah berkata, dalam kajian yang dijalankan terhadap tikus, peningkatan dihidrotesteron dalam serum tikus merangsang peningkatan nitrik oksid yang mengatur tahap cGMP dan cAMP. Ini membolehkan berlakunya satu proses yang menyebabkan ereksi berlaku.
Apa yang lebih memberangsangkan ialah ia tidak mendatangkan masalah kepada mereka yang sedia menghidap penyakit seperti masalah jantung, tekanan darah tinggi atau kencing manis.
Katanya, oleh kerana Tongkat Ali adalah bahan semula jadi maka ia adalah lebih baik dan dengan pengambilan yang berterusan bahan ini ia dapat membantu menyelesaikan masalah mereka yang berlibido rendah.
Ini kerana, nilai yang dimilikinya membantu mereka yang menghidap penyakit-penyakit yang boleh menyebabkan seseorang itu kehilangan libido seksual seperti tekanan darah tinggi dan kencing manis.
Bagi memudahkan pengambilan ekstrak ini Prof Azimahtol menyediakannya dalam bentuk pil dan cecair. Bagaimanapun katanya kos menghasilkan ekstrak ini agak mahal kerana ia menggunakan banyak akar Tongkat Ali.
Dalam hal ini Prof Azimahtol Hawariah berkata, beliau tidak menghadapi masalah dalam mendapatkan bekalan akar Tongkat Ali kerana banyak pihak yang bersedia untuk membekalkannya.
Apa pun, walaupun kos menghasilkan sebiji pil Tongkat Ali dikatakan mahal oleh Prof Azimahtol Hawariah tetapi jika dibandingkan dengan beberapa pil mengatasi masalah libido yang ada di pasaran ia adalah jauh lebih murah.
Apa yang jelas, dengan kajian yang dijalankan Prof Azimahtol Hawariah membuktikan akar tumbuhan Hutan Hujan Tropika ini sememangnya berkesan dan mampu menjadi penyelesaian kepada mereka yang menghadapi masalah libido seksual rendah.
.......Berita harian online..... :)
|
|
|
| |
| Buat Angah tersayang |
| 07.23.04 (5:32 pm) [edit] |
Dua tiga kucing berlari Mana nak sama si kucing belang Dua tiga along dah cari Mana nak sama ngan angah sorang
Kucing siam si kucing tompok Kucing mengiaw sambil berlari Angah jauh di mata along tak nampak Kalau ke mari singgahlaa di sini
|
|
|
| |
| Doa Pelembut Hati |
| 07.22.04 (9:27 pm) [edit] |
DOA PELEMBUT HATI
Maksudnya: Wahai Tuhan yang Maha Pelembut. Allah Maha Lembut terhadap hamba-hambanya; Dia memberi rezeki kepada sesiapa yang Dikehendakinya dan Dialah Yang Maha Kuat lagi Maha Perkasa ( Asy Syuura –ayat 19(42)) Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga ( di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu beruntung. (ALI’IMRAN- 200 ( 3) )
CARA BER’AMAL
1. Baca dalam doa selepas solat fardhu iaitu di samping baca doa-doa lain , tambahkan doa ini. Jadikan ‘amalan membaca doa ini secara istiqamah dalam doa selepas solat fardhu. 2. Baca pada waktu malam semasa anak nak tidur atau sedang tidur. Kaedah:- i. Letakkan tapak tangan kanan di dada sebelah kiri. ii. Istighfar 3 x kemudian niatkan dalam hati • Ya Allah lembutkanlah hati anakku • Ya Allah jadikanlah anakku ini anak yang soleh/solehah. iii. Kemudian baca doa di atas. iv. Dah habis baca doa tadi tiup umbun-umbun kepala , muka dan dada anak 3 X. Amalkan doa ini secara istiqamah, Insya Allah akan dapat keberkatan dan pertolongan dari Allah. Doa ini juga boleh di amalkan untuk diri sendiri dengan meletakkan tangan kanan di dada kiri dan baca doa di atas.
DOA UNTUK MELEMBUTKAN HATI
1. Untuk melembutkan hati orang.
a. Istighfar 3 x b. Niatkan dalam hati : Ya Allah lembutkan hati suamiku dan berilah taufik hidayah kepadanya. c. Bacalah doa ini:- k emudian kejamkan mata, bayangkan wajah suami dan tiup pada tengkuknya 3 x. ‘ Amalkan setiap lepas solat fardhu.
|
|
|
| |
| Doa Yunus |
| 07.22.04 (4:13 pm) [edit] |
Bismillahi rahman ni rahim...
Berzikirlah dengan zikir Doa Nabi Yunus...
" LAILAHAILA ANTA SUBHANAKA INNI KUNTU MINAL DZALIMIN "
InsyaAllah ... dijauhi dari kesusahan, diberi kelapangan , diluasnya dari kesempitan, digembirakan perasaan dan andainya di timpa kesakitan akan di sembuhkan .
|
|
|
| |
| Bersunat.............wajib atau sunat |
| 07.21.04 (6:03 pm) [edit] |
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Mohon tanggapan dan dalil atas praktik sunat perempuan dalam Islam.
Wassalam,
Jawaban Al Ustadz Ja'far Umar Thalib atas pertanyaan di atas :
Wa'alaikum Salam Warohmatullah Wabarokatuh
Saudara Zulhamdi yang semoga dirohmati oleh Allah,
Nabi Muhammad Shollallahu’AlaihiWasal lam telah memerintahkan untuk berkhitan baik laki-laki maupun perempuan. Sebagaimana telah diriwayatkan oleh Abu Huroiroh Rodiallahu’Anhu dalam Sohih Bukhori dan Muslim, Abu Dawud, An-Nasa’i dan Ibnu Majjah. Tetapi khusus tentang caranya telah diriwayatkan oleh Anas bin Malik, sebagaimana yang diberitakan oleh Al- Khotib Al-Baghdady dalam Tarikh Baghdady, bahwa Rosulullah Shollallahu’AlaihiWasal lam telah memerintahkan kepada Ummu ‘Athiyah :
“Idzaa Khofadlti fa’asymiziy walaa tanhakiy fainnahu andzoro lilwajhi waahdzo ‘inda az-zaujiy “.
Artinya : Apabila engkau mengkhitan kemaluan wanita, maka janganlah engkau memotong habis klitorusnya. Karena dengan mengelupas kulit yang ada diklitorus itu akan lebih mencerahkan wajahnya dan menyenangkan suaminya.
Hadits ini dan yang sema’na dengannya, menurut Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah Rahimahullah adalah riwayat yang lemah. Tetapi menurut Al-Hafidz Ibnul Hajar Al-Asqolani Rahimahullah dalam kitab Fathul Bari jilid 10 halaman 340-341, menganggap bahwa banyaknya riwayat tentang Hadits ini menunjukan bahwa Hadits ini bisa dipakai sebagai dalai untuk menerangkan cara berkhitannya wanita. Ibnu Hajar menerangkan pula kulit yang menutupi klitorus (daging yang menonjol terletak dibagian atas kemaluan wanita) pada masing-masing wanita berbeda-beda keadaannya. Karena pada wanita- wanita timur itu keumumannya klitorusnya menonjol maka dilakukan pemotongan, adapun pada wanita-wanita barat yang keumumannya kurang menonjol, tidak ada pemotongan padanya dan hanya ada pengelupasan saja dalam cara khitannya.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah didalam Majmu Fatawa beliau jilid 21 halaman 114 menerangkan bahwa cara khitan wanita ialah dengan memotong bagian atas kulit daging yang menonjol pada kemaluan wanita itu (yang dagingnya seperti jengger ayam jantan. Biasanya hal ini dinamakan klitorus yang terletak pada bagian atas kemaluan wanita).
Jangan melampaui batas dalam memotong daging pada kulit itu, karena tujuan khitan pada wanita itu ialah untuk mengurangi syahwatnya agar tidak melampaui batas, dan tidak menghilangkan syahwatnya.
Karena bila melampaui batas dalam memotong daging itu, akan mengakibatkan frigiditas (syahwat dingin) pada wanita tersebut. Dan bila tidak dikhitan, maka wanita tersebut akan memiliki nafsu sex yang tinggi sehingga mengalahkan rasa malunya.
Karena itu kata Syeikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah : “Terdapat semangat sex yang dahsyat pada wanita-wanita Tar-Tar (Mongol) dan wanita- wanita Eropa, pada tingkat yang jauh lebih tinggi dari pada wanita-wanita dari kalangan Muslim, karena Wanita Muslim berkhitan dengan cara Sunnah”.
Karena itu Saudara Zulhamdi, tentu cara khitan perempuan didalam Islam disesuaikan dengan struktur kemaluan pada masing-masing wanita. Bisa jadi dengan cara sedikit pemotongan daging dan bisa jadi dengan hanya mengelupas kulit penutup dipermukaan daging itu.
Al-Ustadz Ja'far Umar Thalib
Fatwa Ulama yang berkaitan dengan ini :
BAGAIMANA HUKUM BERKHITAN BAGI LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN
Pertanyaan. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : "Bagaimana hukum berkhitan bagi laki-laki dan perempuan?"
Jawaban. Hukum berkhitan masih dalam perselisihan ulama, namun yang paling dekat dengan kebenaran adalah bahwa khitan hukumnya wajib bagi laki-laki dan sunah bagi perempuan, dan letak perbedaan antara keduanya adalah khitan bagi laki-laki memiliki kemaslahatan yang berhubungan dengan syarat diterimanya shalat yaitu thaharah, karena jika qulfah (ujung kemaluan) itu dibiarkan, maka kencing yang keluar dari qulfah tersebut sisa-sisanya akan tertinggal disitu dan terkumpullah air di qulfah tersebut sehingga bisa menyebabkan rasa sakit waktu kencing. Atau dengan adanya qulfah yang belum dipotong, maka bila ada sesuatu keluar darinya, qulfah itu akan bernajis.
Sedangkan bagi perempuan, berkhitan hanya merupakan tujuan yang di dalamnya terdapat faedah, yaitu untuk mengurangi syahwat, ini adalah tuntunan terkait dengan kesempurnaan, bukan untuk menghilangkan rasa sakit.
Para ulama telah mensyaratkan tentang kewajiban berkhitan selama dia itu tidak takut terhadap dirinya, karena jika ia khawatir atas dirinya berupa kebinasaan atau sakit, maka hukumnya tidak wajib, karena kewajiban itu tidak menjadi wajib dengan adanya sesuatu yang tidak mampu dilaksanakan (udzur syar'i), atau karena takut akan ada kerusakan atau ada bahaya.
Adapun dalil-dalil yang menerangkan tentang wajibnya berkhitan bagi laki- laki sebagai berikut.
Pertama. Hal itu terdapat dalam banyak hadits yang menerangkan bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan untuk berkhitan bagi orang yang masuk Islam. [Musnad Imam Ahmad 3/415] sedang asal sesuatu perintah itu wajib.
Kedua. Khitan berfungsi untuk membedakan antara kaum muslimin dan nashrani, sehingga kaum muslimin mengetahui mereka untuk dibunuh di medan perang, mereka berkata : khitan merupakan pembeda, jadi jika khitan itu merupakan pemdeda. maka hukumnya wajib, karena adanya kewajiban perbedaan antara kaum muslimin dan orang kafir, dan dalam hal ini haram menyerupai orang- orang kafir, sebagaimana sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam : "Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum maka dia termasuk kaum itu".
Ketiga. Bahwa khitan adalah memotong sesuatu dari badan, sedangkan memotong sesuatu dari badan itu hukumnya haram, padahal haram itu sendiri tidak boleh dilaksanakan kecuali adanya sesuatu yang wajib, maka dengan demikian khitan itu statusnya menjadi wajib.
Keempat. Bahwa khitan itu harus dilaksanakan oleh walinya anak yatim dan harus melibatkan anak yatim dan hartanya, karena orang yang mengkhitan itu akan diberi upah seadainya khitan ini tidak wajib maka tidak boleh mempergunakan harta dan badan, ini adalah alasan ma'tsur dan logis yang menunjukkan atas wajibnya berkhitan bagi laki-laki.
Sedangkan bagi perempuan tentang wajibnya khitan masih dalam perbedaan pendapat, namun pendapat yang sudah jelas adalah bahwa khitan wajib bagi laki-laki bukan perempuan, di sana ada hadits dhaif yang berbunya : "khitan itu sunnah yang menjadi kewajiban bagi laki-laki dan kemuliaan bagi perempuan" [Dikeluarkan oleh Imam Ahmad dalam Musnadnya 5/75] seandainya hadits ini benar, maka hadits ini menjadi pemutus hukum tersebut. [Majmu Fatawa Arkanil Islam, Bab Ibadah, hal 258-269 Pustaka Arafah]
|
|
|
| |
| Kenali Keaiban Diri |
| 07.20.04 (10:17 pm) [edit] |
1). Hampirkan diri pada guru atau orang berilmu yang dapat menyingkapkan sifat-sifat buruk yang bersarang dalam hati manusia. Guru akan memberitahu keaiban diri seseorang dan cara-cara mengubatinya.
2).Hendaklah mencari rakan karib yang boleh dipercayai, bijaksana dan lebih pengetahuan agamanya.Teman sebegini akan memerhatikan tingkah laku temannya dan jika terdapat perbuatan yang tidak elok, dia segera mengingatkannya.
3).Hendaklah berlapang dada apabila menerima teguran atau nasihat orang lain yang bersangkutan dengan perlakuan atau sifat aib yang terdapat dalam diri seseorang.
4).Hendaklah sentiasa bergaul dengan orang ramai. Lantaran sebarang perkara tercela yang dilihat pada orang lain akan menimbulkan pertanyaan kepada dirinya - adakah perkara tersebut ada pada diri aku? Sebab orang Mukmin adalah cermin kepada Mukmin yang lain.
Sesungguhnya tabiat dan sifat manusia di alam ini sama sahaja dalam menurut hawa nafsu. Setiap sifat yang ada pada orang lain, tidak mustahil terdapat juga pada diri sendiri. Malah mungkin lebih dahsyat daripada itu. Sebaik-baiknya telitilah diri sendiri dan bersihkan diri daripada mencela orang lain. Ingatlah, tiada cara yang lebih utama untuk mendidik diri selain mengenal keaiban diri terlebih dahulu.
sumbangan dari nur...
:idea: :idea: :idea:
|
|
|
| |
| Sedekah |
| 07.20.04 (10:00 pm) [edit] |
Hadith Abu Hurairah r.a berkata: Nabi SAW telah bersabda: Pada setiap hari terdapat sedekah di setiap sendi manusia ketika matahari terbit. Seterusnya baginda bersabda : Berlaku adil di antara dua orang manusia adalah sedekah, membantu seseorang naik ke atas binatang tunggangannya atau mengangkatkan barang-barangnya ke atas belakang binatang tunggangannya juga adalah sedekah. Rasullullah SAW bersabda lagi : Perkataan yang baik adalah sedekah, setiap langkah menuju sembahyang adalah sedekah dan membuang sesuatu yang berbahaya di jalan adalah sedekah. :!:
|
|
|
| |
| Dimana kebaikan hati kita |
| 07.19.04 (8:10 pm) [edit] |
" Jika kita marah pada seseorang , jangan sampai tidak nampak lagi kebaikkannya. Bagitu juga jika suka pada seseorang , jangan sampai tidak nampak lagi kelemahannya......
:D :D :D :D :D
|
|
|
| |
| Aku yang ditinggalkan |
| 07.19.04 (6:16 pm) [edit] |
:oops: aku yang di tinggalkan tanpa berita :shock: menanti siang dan malam berita darinya :? tak pasti bila kan muncul waktu itu 8) semoga ketemu apa yang ku carikan :wink: andainya punya masa ingin saja aku :D mendamba kasih padanya
:arrow: :arrow: :arrow:
|
|
|
| |
|


Sebaik baik wanita adalah wanita solehah..
|